IKLAN HEADER

Photobucket

Rabu, 18 April 2012

Muslim, bersyukurlah!

Taukah nikmat yang paling berharga tapi seolah biasa atau mungkin sering lupa mensyukurinya? Ya, berada dalam naungan islam, agama yang benar-benar di ridho-i Allah. Tidak ada artinya nikmat hidup kalau dia tidak dikendalikan islam. Tidak ada artinya kesehatan, kekayaan, kesempatan, kelapangan waktu jika ia tidak dibingkai dengan nilai-nilai islam. Innaddiina ‘indallaahil islaam.

Saya teringat kejadian beberapa hari yang lalu, ketika menyewa becak seorang bapak paruh baya pulang dari kampus. Tepat di depan gang rumah, si bapak bilang “kalau tidak ada halangan malam ini, setelah magrib saya akan bersyahadat.” Entah kenapa saya langsung mengharu biru, ternyata hidayah-Nya datang kepada siapa saja yang
dikehendaki. Si bapak melanjutkan cerita tanpa saya minta “saya tidak pernah mimpi sebelumnya, saya juga sudah tua, tapi saya sudah mantap memilih islam.” Saya lantas bertanya “sekeluarga atau Cuma bapak sendiri?” si bapak menjawab “sekeluarga.” Sayangnya pembicaraan kami terputus karna becak sudah berhenti  didepan pagar rumah. “bapak, semoga syahadatnya malam ini lancar, semoga tidak ada halangan untuk bapak sekeluarga.”

 Bersyukurlah, bersyukurlah bagi kita yang dilahirkan dalam keadaan muslim/ah, tidak seperti si bapak atau saudara-saudara diluar sana yang harus bersusah payah menggapai hidayah. Bersyukurlah!

Amsaina ’alaafithrotil islaam
Wakalimatil ikhlash
Wa’alaa diini nabiyyina muhammadin shalallahu ‘alaihi wasallam
Wa’alaa millati abiinaa ibrahiima haniifa
Wamaa kaana minal musyrikiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar